klikdokter.com
Rabu, 17 September 2014
Saraf
Sakit Kepala Migrain - Migraine - Migren



Migren sering dikenal dengan istilah sakit kepala sebelah. Padahal migren tidak melulu hanya menyerang sebelah kepala, namun dapat menyerang kedua sisi kepala.

Usia berapa sakit kepala migraine biasanya mulai terjadi ?

Migrain biasanya mulai pada usia pubertas dan jarang mulai terjadi setelah usia 40 tahun.

Berapa kali biasanya serangan sakit kepala migraine dapat terjadi ?

Migrain mempunyai variabel serangan yang bervariasi tapi biasanya 1-2 kali per bulan. Beberapa migrain mempunyai keluhan sakit kepala 3-4 kali setahun . Pada beberapa wanita dilaporkan keluhan migrain biasanya dihubungkan dengan menstruasi.

Penyebab migrain sampai saat ini belum diketahui secara pasti, sebagian besar meyakini berhubungan dengan faktor lingkungan dan genetik. Mengenai ada keterkaitan dari virus yang menyebabkan migrain perlu dilakukan pemeriksaan fisik lebih lanjut.

Sedikitnya 60% penderita migrain akan merasakan sakit kepala sebelah dan berdenyut. Disamping sakit kepala, biasanya penderita migrain juga dapat mengalami gangguan penglihatan (seperti sakit saat melihat cahaya), adanya scintillating scotoma (sebuah area peralihan parsial dalam lapang pandang yang berkelip-kelip/bergerak-gerak atau gangguan fungsi sensoris lainnya (seperti baal atau kesemutan pada kaki).

Apabila gejala tersebut ada beberapa saat muncui sebelum mengalami sakit kepala, yang dikenal dengan istilah aura. Namun, tidak semua penderita migrain mengalami aura sebelum sakit kepala muncul, hanya sekitar 35% migrain yang disertai dengan aura. Migrain yang disertai munculnya aura dinamakan migrain klasik.


Apa gejala yang timbul pada migrain ?

  1. sakit kepala sebelah ( 60% kasus )
  2. Kehilangan penglihatan atau sensoris
  3. tidak nafsu makan , mual ,muntah
  4. Takut sinar ( Photophobia ) dan takut bunyi-bunyian ( Phonophobia )
  5. Perubahan mood

 

Obat-obat apa yang dapat berguna untuk mengurangi migrain ?

Untuk mengurangi dapat menggunakan obat penghilang rasa sakit dan istirahat , tetapi apabila sakit tidak berkurang segera hubungi Dokter Spesialis Saraf Anda .

Penderita migrain biasanya akan mengalami sakit kepala selama 4-72 jam. Sakit kepala ini dapat mengganggu aktifitas sehari-hari, dan dapat hilang timbul. Timbulnya migrain dapat terjadi akibat kombinasi dari beberapa faktor, seperti stres, kebisingan, kelelahan, PMS (sindrom pra-menstruasi), lapar atau makanan tertentu. Coba untuk memperhatikan makanan yang ada. Beberapa makanan yang diidentifikasi menjadi pencetus migraine adalah :

  1. Makanan yang banyak mengandung Thyramine (keju,red wine)
  2. Makanan yang mengandung Monosodium Glutamate (MSG) seperti makanan China dan Meksiko
  3. Makanan yang mengandung Nitrat (bologna, salami, smoked meat)
  4. Makanan yang difermentasi
  5. Alkohol (red wine)
  6. Caffeinated (softdrink, teh, kopi)

Apa fase-fase komplit yang dapat terjadi pada serangan migraine ?

  1. Prodromal : pada fase ini dapat terjadi beberapa jam sampai beberapa hari dan terdapat perubahan mood , tingkah laku , nafsu makan dan kognitif .
  2. Aura : dapat terjadi dalam 1 jam sakit kepala dan sering terdapat gangguan penglihatan dan sensoris.
  3. Sakit kepala : Sakit kepala sering terjadi sebelah dan berdenyut
  4. Sakit kepala terminasi
  5. Postdromal : sesudah fase sakit kepala terminasi , serangan komplit migraine telah selesai .
Seberapa sering sakit kepala migrain disertai dengan aura ?

35% migrain disertai dengan aura . Tipe sakit kepala jenis ini disebut klasik migrain . Sedangkan migrain yang terjadi tanpa aura adalah migrain yang sering terjadi .
Lama sakit kepala biasanya 4-72 jam . Selama sakit kepala aktifitas sehari-hari dapat terganggu .

Aura seperti apa yang sering terjadi pada migraine ?

Visual aura sering terjadi termasuk didalamnya photophobia , sinar flashing . Sensory aura adalah keluhan yang berikutnya sering terjadi seperti baal atau kesemutan pada kaki . Kelemahan otot dan sulit bicara ( aphasia ) jarang terjadi .

Dapatkah makanan mengakibatkan migraine ?

Beberapa makanan dapat mengakibatkan migraine . Pada beberapa orang yang mempunyai riwayat mengkonsumsi makanan-makanan tertentu, yang dapat dihubungkan dengan meningkatnya frekwensi migraine adalah red wine .
Beberapa makanan yang diidentifikasi menjadi pencetus migraine adalah :

  1. Makanan yang banyak mengandung Thyramine ( keju , red wine )
  2. Makanan yang mengandung Monosodium Glutamate (MSG) seperti makanan China dan Meksiko
  3. Makanan yang mengandung Nitrat ( bologna,salami,smoked meat )
  4. Makanan yang difermentasi
  5. Alkohol ( red wine )
  6. Caffeinated ( softdrink,teh,kopi )


Artikel Terkait
Artikel Terkait
Baca Juga

JOIN MILIS

Masukkan e-mail untuk mendapatkan informasi terbaru dari klikdokter

Konsil Kedokteran Indonesia Departemen Kesehatan ILUNI FKGUI ILUNI FKUI Ikatan Dokter Indonesia Fiaksi Indonesia