klikdokter.com
Senin, 21 April 2014
Login | Register

Hiperhidrosis

selamat sore dok,saya adalah penderita hiperhidrosis tangan , kaki dan ketiak. saya baca di internet bisa disembuhkan dengan opersi Endoscopic Thoracic Sympathectomy.yang saya tanyakan apakah di indonesia sudah ada klinik atau rumah sakit yang melayani operasi tersebut.kalau sudah ada mohon di infokan. terima kasih atas bantuannya



Bapak/saudara yang Terhormat

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter

 

Keringat berlebih yang saat ini Anda alami disebut dengan hiperhidrosis. Berdasarkan data yang Anda berikan, hiperhidrosis yang Anda alami terjadi di tangan,kaki dan ketiak. Hiperhidrosis sendiri terbagi atas 3 yaitu : 

  1.  Hiperhidrosis fokal primer yaitu kondisi dimana keringat berlebih terjadi pada area tertentu dari tubuh (fokal) di kedua sisi tubuh (umumnya). Lokasi yang sering adalah telapak tangan dan kaki, lengan, kepala, dan wajah.

  2.  Hiperhidrosis Idiopatik Generalisasi yaitu kondisi dimana seluruh area tubuh mengeluarkan keringat berlebih. 

  3.  Hiperhidrosis Sekunder Generalisasi yaitu kondisi keringat berlebih yang dipengaruhi oleh penyakit lain atau kondisi lain seperti menopause, hipertiroid, diabetes melitus (neuropati perifer), atau stroke. Obat-obatan seperti antihipertensi dan antidepresi juga dapat menyebabkan hiperhidrosis. Keringat berlebih juga melibatkan area yang luas di tubuh dan dapat muncul ketika tidur.

BIla  mengalami hiperhidrosis fokal primer yaitu hiperhidrosis yang tidak diketahui sebabnya dan umumnya diobati dengan obat-obatan, kecuali bila Anda memiliki faktor risiko yang saya sebutkan di hiperhidrosis nomor 3. Menurut American Academy of Dermatology, Hiperhidrosis diterapi dengan beberapa cara yaitu :

  1.  Antiperspirant yang mengandung alumunium klorida heksahidrat, glutaraldehid, formaldehid, dengan kadar tinggi (15%) dengan cara dioleskan di malam hari pada kulit yang kering, daerah berambut (ketiak), dan dicuci di pagi hari. 

  2.  Teknik Iontophoresis, umum dilakukan pada hiperhidrosis telapak tangan dan kaki. Tangan diletakkan di dalam larutan berisi elektrolit dengan elektrik kadar rendah. Dapat efektif untuk kasus ringan 

  3.  Suntikan Botulinum tipe A. Suntikan ini diberikan di daerah ketiak, telapak tangan dan kaki untuk mengurangi jumlah keringat. Botulinum akan memblok pengeluaran dari neurotransmiter (asetilkolin) dan merupakan terapi yang efektif selama 4-8 bulan. Suntikan ulang perlu dilakukan lagi di kemudian hari

     

  4.  Obat oral. Obat jenis glycopyrrolate dan propantheline bromide berfungsi mencegah terstimulasinya kelenjar keringat. Mereka memblok reseptor kolinergik. Beta bloker juga dapat digunakan untuk terapi keringat berlebih yang terjadi karena stres. Namun obat-obatan ini memiliki efek samping sehingga harus dipertimbangkan risk and benefit

     

  5.  Operasi. Hal ini dilakukan pada hiperhidrosis berat yang gagal dengan pengobatan lainnya. Operasinya dinamakan Endoscopic Thoracic Sympathectomy (ETS). Operasi hanya dilakukan bila cara konvensional tidak berhasil

perlu diingat bahwa tindakan ETS hanya dilakukan jika penanganan dengan cara konvensional tidak berhasil.Anda dapat berkonsultasi lebih lanjut ke dokter spesialis penyakit dalam untuk mendapatkan pengobatan-pengobatan tersebut.

 

Demikian informasi yang dapat kami berikan,semoga bremanfaat

Salam

Tim Redaksi Klikdokter





 



Live Chat

JOIN MILIS

Masukkan e-mail untuk mendapatkan informasi terbaru dari klikdokter