Obat Antibiotik

Hufafural

apt. Sinthiya Nur Azizah., S. Farm, 12 Okt 2022

Ditinjau Oleh apt. Yulia Hakimatun Adilah, S.Farm

Hufafural adalah obat untuk mengatasi diare yang disebabkan oleh infeksi bakteri. Apa kandungan Hufafural? Cari tahu informasinya di sini.

Hufafural

Hufafural

Golongan

Obat keras

Kategori obat

Antibiotik

Dikonsumsi oleh

Dewasa dan anak

Bentuk obat

Suspensi

Hufafural untuk ibu hamil dan menyusui

Kategori N: Belum dikategorikan. 

Peringatan Menyusui: Belum ada informasi apakah Hufafural ikut terserap ke dalam ASI. Informasikan kepada dokter sebelum busui mengonsumsi obat ini.




Pengertian

Diare adalah salah satu gangguan pencernaan yang ditandai dengan meningkatnya frekuensi buang air besar, serta bentuk feses yang cenderung cair.

Nah, kondisi ini salah satunya dapat disebabkan oleh infeksi bakteri. Untuk mengatasinya infeksi bakteri, kamu membutuhkan antibiotik.

Hufafural merupakan obat yang mengandung nifuroxazide, antibiotik yang diindikasikan untuk mengatasi diare akibat infeksi bakteri seperti E. coliStaphylococcus aureusPseudomonas aeruginosa, dan kolopatis spesifik. 

Bagaimana aturan pakai obat keras tersebut? Berikut info lengkap seputar obat Hufafural.

Keterangan

  • Golongan: obat keras
  • Kelas terapi: antibiotik
  • Kandungan: tiap 5 ml mengandung nifuroxazide 250 mg
  • Kemasan: dus, botol @60 ml
  • Farmasi: Gratia Husada Farma
  • Harga Hufafural: Rp12.000 – 32.000 per botol

Kegunaan

Obat Hufafural bermanfaat untuk mengatasi diare akibat infeksi E. coli, Staphylococcus aureus, Pseudomonas aeruginosa, dan kolopatis spesifik.

Artikel lainnya: Awas, Ambeien yang Tak Diobati Bisa Picu Komplikasi!

Dosis dan Aturan Pakai

Hufafural hanya bisa didapatkan dan digunakan berdasarkan resep dan anjuran dokter. Berikut dosis penggunaan Hufafural secara umum.

Tujuan: diare

Bentuk: suspensi

  • Bayi usia <6 bulan: 2 kali sehari 1 sendok takar (5 ml)
  • Anak dan bayi usia >6 bulan: 3 kali sehari 1 sendok takar (5 ml)
  • Dewasa: 3 kali sehari 1 - 2 sendok takar (5-10 ml)

Cara Menggunakan

  • Gunakan Hufafural sesuai dengan anjuran dan resep dokter. Baca petunjuk pemakaian pada kemasan obat
  • Hufafural dapat diminum 2 jam sesudah makan 
  • Kocok obat sebelum digunakan agar kandungannya merata
  • Gunakan sendok takar yang tersedia pada kemasan
  • Disarankan untuk mengonsumsi obat di waktu yang sama. Apabila terlupa, segera minum jika jeda dengan waktu minum selanjutnya masih lama. Jika sudah singkat, lupakan dosis yang tertinggal. Jangan menggandakan dosis pada waktu bersamaan
  • Jangan melebihkan/mengurangi dosis yang dianjurkan. Hal ini untuk mencegah efektivitas yang tidak tercapai atau menghindari efek samping yang tidak diinginkan
  • Jangan menghentikan penggunaan obat secara tiba-tiba tanpa konsultasi kepada dokter
  • Temui dokter apabila tidak ada perbaikan setelah 3 hari pengobatan

Cara Penyimpanan

Simpan Hufafural pada suhu ruang di bawah 30 derajat Celsius, di tempat yang sejuk dan kering, serta terlindung dari cahaya matahari langsung.

Jauhkan obat dari jangkauan anak-anak serta hewan peliharaan. Hindari juga menyimpan Hufafural di tempat lembap seperti kamar mandi.

Hufafural juga tidak disarankan disimpan di dalam freezer.

Artikel lainnya: Dampak Mengonsumsi Air Minum Terpapar E. Coli bagi Tubuh

Efek Samping 

Beberapa efek samping Hufafural nifuroxazide yang dapat terjadi adalah:

  • Reaksi hipersensitivitas, seperti gatal, ruam, dan biduran
  • Kerusakan saraf
  • Nyeri perut
  • Penurunan jumlah mikroba flora normal di dalam sistem pencernaan. Kondisi dapat kembali normal jika terapi dengan nifuroxazide dihentikan.

Overdosis

Penggunaan dosis Hufafural yang berlebihan akan memperburuk efek samping. 

Waspada bila ditemukan gejala perburukan efek samping atau gejala overdosis lain seperti:

  • Kesulitan bernapas
  • Lemah otot
  • Mual, muntah berat
  • Peningkatan tekanan darah
  • Keringat dingin
  • Tidak sadarkan diri 

Bila terdapat gejala-gejala di atas, segera pergi ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat atau hubungi penyedia layanan gawat darurat.

Penanganan kegawatdaruratan hanya dilakukan oleh tenaga medis profesional.

Kontraindikasi

Hindari penggunaan Hufafural sirup pada pasien dengan kondisi:

  • Hipersensitif pada nifuroxazide
  • Gangguan fungsi ginjal  
  • Gangguan fungsi hati
  • Hipertiroid
  • Bayi prematur atau bayi berusia <1 bulan

Interaksi Obat

Tidak ada informasi seputar interaksi obat Hufafural bila diberikan bersama zat aktif lain. 

Disarankan, kamu memberitahu dokter terkait obat-obatan yang sedang dikonsumsi. 

Peringatan dan Perhatian

  • Saat diare, biasanya terjadi kehilangan cairan dan elektrolit. Kamu disarankan untuk minum air putih banyak, meski telah mengonsumsi Hufafural
  • Informasikan dokter apabila kamu sedang hamil, menyusui, atau dalam program kehamilan. Hal tersebut penting untuk meminimalkan kemungkinan hal–hal yang tidak diinginkan selama masa terapi
  • Jika dalam 3 hari gejala tidak membaik, segera periksa ke dokter

Artikel lainnya: Mengapa Harus Banyak Minum Air Putih Saat Diare? 

Kategori Kehamilan

Hufafural belum dikategorikan alias kategori N. 

Peringatan Kehamilan

Informasikan kepada dokter sebelum ibu hamil mengonsumsi Hufafural.

Obat akan diberikan apabila manfaat obat lebih besar daripada risikonya terhadap kehamilan.

Peringatan Menyusui

Tidak ada informasi apakah Hufafural sirup dapat terdistribusi ke dalam ASI. 

Konsultasikan dahulu dengan dokter apabila ibu menyusui akan mengonsumsinya.

Penyakit Terkait

Rekomendasi Obat Sejenis

#JagaSehatmu dari sekarang. Manfaatkan tanya dokter secara online di aplikasi KlikDokter. Download sekarang, jangan tunggu sakit!

[HNS]

  • Informasi Spesialite Obat Indonesia Volume 53 (2021) Hufafural
  • MIMS Indonesia (2022) Nifuroxazide