Obat Antibiotik

Hufanoxil

apt. Ardiansyah Sutrisna, S.Farm, 07 Nov 2023

Ditinjau Oleh apt. Yasmin Azhar, S.Farm

Hufanoxil adalah obat antibiotik dengan kandungan amoxicillin untuk mengatasi berbagai infeksi bakteri. Kamu dapat menemukan Hufanoxil dalam bentuk kaplet dan sirup kering di apotek.

Hufanoxil

Hufanoxil

Golongan

obat keras

Kategori obat

obat antibiotik

Dikonsumsi oleh

anak dan dewasa

Bentuk obat

kaplet dan sirup kering

Hufanoxil untuk ibu hamil dan menyusui

kategori B: studi klinis pada hewan tidak menunjukkan risiko terhadap janin, namun studi terkontrol pada ibu hamil belum tersedia. Penggunaanya harus dalam pengawasan dokter (didasari diagnosa dan pertimbangan oleh dokter).


peringatan menyusui: Hufanoxil dapat terdistribusi ke dalam ASI. Bila kamu sedang menyusui, sebaiknya konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu.

Pengertian Hufanoxil

Hufanoxil adalah obat antibiotik untuk mengobati berbagai infeksi bakteri, seperti demam typhoid (tipes) dan radang tenggorokan akibat infeksi bakteri. 

Hufanoxil termasuk obat golongan penicillin dengan kandungan utama amoxicillin trihydrate 500 mg. Amoxicillin digunakan hanya untuk infeksi akibat bakteri, bukan akibat virus, seperti flu. 

Cara kerja amoxicillin adalah mengganggu pembentukan dinding sel bakteri sehingga proses perkembangbiakan bakteri menjadi terhambat. Kamu dapat menemukan Hufanoxil dalam sediaan kaplet dan sirup kering di apotek.

Artikel Lainnya: Ampuhkah Minum Amoxicillin untuk Sakit Gigi?

Keterangan Obat Hufanoxil

1. Hufanoxil Kaplet

  • Golongan: obat keras
  • Kelas terapi: antibiotik penicillin
  • Kandungan: amoxicillintrihydrate 500 mg
  • Kemasan: dus @10 strip @10 kaplet
  • Produksi: PT Gratia Husada Farma
  • Harga: Rp 5.300-Rp 66.687/strip

2. Hufanoxil Sirup Kering

  • Golongan: obat keras
  • Kelas terapi: antibiotik penicillin
  • Kandungan: amoxicillintrihydrate 125 mg
  • Kemasan: dus @1 botol @60 ml
  • Produksi: PT Gratia Husada Farma
  • Harga: Rp 4.850-Rp 50.653/botol

Kegunaan Hufanoxil

Manfaat konsumsi obat Hufanoxil adalah mengatasi berbagai gejala infeksi bakteri dari penyakit berikut:

Selain untuk mengobati, Hudfanoxil yang mengandung amoxicillin yang dapat berfungsi sebagai obat pencegahan infeksi endokarditis.

Dosis dan Aturan Pakai Hufanoxil

Hufanoxil tergolong obat keras yang penggunaannya harus menggunakan resep dokter. Berikut adalah aturan minum dan dosis penggunaan Hufanoxil secara umum:

Tujuan: infeksi telinga, hidung, dan tenggorokan

Bentuk: kaplet dan sirup kering

Dosis yang direkomendasikan:

  • Dewasa: infeksi ringan hingga sedang dosisnya 2 kali sehari 500 mg atau 3 kali sehari 250 mg selama 10-14 hari. Untuk kasus infeksi berat, minum 2 kali sehari 875 mg atau 3 kali sehari 500 mg selama 10-14 hari
  • Anak dengan infeksi ringan hingga sedang: usia < 3 bulan dosisnya kurang lebih 30 mg/kg BB/hari setiap 12 jam selama 48-72 jam ≥ 10 hari; anak > 3 bulan dan berat < 40 kg dosisnya 25 mg/kg BB/hari setiap 12 jam atau 20 mg/kg BB/hari setiap 8 jam; berat > 40 kg dosisnya 2 kali sehari 500 mg atau 3 kali sehari 250 mg selama 10-14 hari
  • Anak dengan Infeksi berat: usia < 3 bulan dosisnya ≤ 30 mg/kg BB/hari setiap 12 jam selama 48-72 jam untuk ≥ 10 hari; anak > 3 bulan dan < 40 kg dosisnya 45 mg/kg BB/hari setiap 12 jam atau 40 mg/kg BB/hari setiap 8 jam; berat > 40 kg dosisnya 2 kali sehari 875 mg atau 3 kali sehari 500 mg selama 10-14 hari

Tujuan: infeksi saluran kemih

Bentuk: kaplet

Dosis yang direkomendasikan: Dewasa infeksi ringan hingga sedang dosisnya 2 kali sehari 500 mg atau 3 kali sehari 250 mg; infeksi berat dosisnya 2 kali sehari 875 mg atau 3 kali sehari 500 mg

Tujuan: infeksi kulit dan struktur kulit 

Bentuk: kaplet

Dosis yang direkomendasikan: Dewasa infeksi ringan hingga sedang dosisnya 2 kali sehari 500 mg atau 3 kali sehari 250 mg; infeksi berat dosisnya 2 kali sehari 875 mg atau 3 kali sehari 500 mg

Tujuan: infeksi saluran pernapasan bawah

Bentuk: kaplet dan sirup kering

Dosis yang direkomendasikan:

  • Dewasa: 2 kali sehari 875 mg atau 3 kali sehari 500 mg selama 10-14 hari
  • Anak: usia < 3 bulan dosisnya ≤ 30 mg/kg BB/hari setiap 12 jam selama 48-72 jam untuk ≥ 10 hari; anak > 3 bulan dan < 40 kg dosisnya 45 mg/kg BB/hari setiap 12 jam atau 40 mg/kg BB/hari setiap 8 jam; berat > 40 kg dosisnya 2 kali sehari 875 mg atau 3 kali sehari 500 mg selama 10-14 hari

Tujuan: infeksi Helicobacter pylori

Bentuk: kaplet

Dosis yang direkomendasikan: Dewasa terapi rangkap tiga dosisnya 2 kali sehari 1 g selama 14 hari dengan lansoprazole (30 mg) dan klaritromisin (500 mg); terapi ganda dosisnya 3 kali sehari 1 g selama 14 hari dengan lansoprazole (30 mg) pada pasien yang resisten terhadap klaritromisin

Tujuan: demam paratifoid, demam tifoid (tipes)

Bentuk: kaplet dan sirup kering

Dosis yang direkomendasikan:

  • Dewasa: 3 kali sehari 500-2.000 mg
  • Anak: berat < 40 kg dosisnya 3 kali sehari 100 mg/kg BB/ hari; berat ≥ 40 kg dosisnya sama seperti dosis dewasa

Tujuan: pencegahan infeksi endokarditis

Bentuk: kaplet dan sirup kering

Dosis yang direkomendasikan:

  • Dewasa: 2 g 30-60 menit sebelum prosedur
  • Anak: berat < 40 kg dosisnya 50 mg/kg BB 30-60 menit sebelum prosedur; berat ≥ 40 kg dosisnya sama seperti dosis dewasa

Tujuan: otitis media akut, sinusitis bakterial akut, infeksi genitourinari (sistem reproduksi dan kemih), pielonefritis

Bentuk: kaplet dan sirup kering

Dosis yang direkomendasikan:

  • Dewasa: berdasarkan jenis patogen, tingkat keparahan dan lokasi infeksi, usia, berat badan, dan fungsi ginjal pasien, dosisnya 3 kali sehari 250-500 mg atau 2 kali sehari 500-1.000 mg; untuk infeksi berat dosisnya 3 kali sehari 750-1.000 mg
  • Anak: usia ≥ 3 bulan dan < 40 kg dosisnya 2 kali sehari 20-90 mg/kg BB/hari; berat ≥ 40 kg: sama dengan dosis dewasa 

Tujuan: faringitis, tonsilitis

Bentuk: kaplet dan sirup kering

Dosis yang direkomendasikan:

  • Dewasa: pada kasus streptokokus akut: 3 kali sehari 500 mg atau 2 kali sehari 750-1.000 mg; untuk infeksi berat: 3 kali sehari 750-1.000 mg selama 10 hari
  • Anak: berat < 40 kg dosisnya 2 kali sehari 40-90 mg/kg BB; berat ≥ 40 kg sama dengan dosis dewasa

Tujuan: CAD (community-acquired pneumonia)

Bentuk: kaplet dan sirup kering

Dosis yang direkomendasikan:

  • Dewasa: 3 kali sehari 500-1.000 mg
  • Anak: usia > 3 bulan atau < 40 kg dosisnya 2 kali sehari 20-90 mg/kg BB; berat ≥ 40 kg sama dengan dosis dewasa

Tujuan: eksaserbasi akut bronkitis kronis, bakteriuria asimtomatik pada kehamilan

Bentuk: kaplet

Dosis yang direkomendasikan: Dewasa 3 kali sehari 250-500 mg atau 2 kali sehari 750-1.000 mg; untuk infeksi berat dosisnya 3 kali sehari 750-1.000 mg 

Tujuan: penyakit lyme

Bentuk: kaplet dan sirup kering

Dosis yang direkomendasikan:

  • Dewasa: dosis awal 3 kali sehari 500-1.000 mg selama 14 hari (kisaran 10-21 hari). Maksimal: 4.000 mg setiap hari dalam dosis terbagi. Dosis akhir 3 kali sehari 500-2.000 mg untuk 10-30 hari. Maksimal: 6.000 mg setiap hari dalam dosis terbagi
  • Anak: berat < 40 kg dosis awal 3 kali sehari 25-50 mg/kg BB untuk 10-21 hari. Dosis akhir 3 kali sehari 100 mg/kg BB selama 10-30 hari; berat ≥ 40 kg sama dengan dosis dewasa

Cara Menggunakan Hufanoxil

Gunakan Hufanoxil sesuai dengan anjuran dan resep dokter agar fungsi obat optimal. Baca juga petunjuk pemakaian pada kemasan obat.

Berikut adalah aturan pakai Hufanoxil yang perlu kamu patuhi:

  • Hufanoxil kaplet dapat langsung ditelan dengan segelas air putih.
  • Hufanoxil sirup kering harus dilarutkan dengan menggunakan air sampai batas yang tertera pada botol atau kamu dapat menanyakan kepada apoteker di apotek. Kocok dahulu sampai serbuk kering terlarut sempurna sebelum diminum.
  • Gunakan sendok takar atau tutup takar yang telah disediakan dalam sediaan untuk sirup kering.
  • Hufanoxil dapat digunakan sebelum dan setelah makan. Bila diminum bersama makanan dapat membantu penyerapan lebih baik dan mengurangi rasa tidak nyaman pada saluran cerna.
  • Konsumsi obat secara teratur pada waktu yang sama.
  • Apabila kamu lupa minum obat, segera pakai obat jika jeda dengan waktu selanjutnya masih lama. Jika jedanya singkat, lupakan dosis yang tertinggal. Jangan menggandakan dosis pada waktu bersamaan.
  • Jangan melebihkan atau mengurangi dosis tanpa berkonsultasi kepada dokter untuk menghindari efek samping atau penurunan efektivitas obat.
  • Segera temui dokter apabila gejala tidak membaik atau mengalami perburukan.
  • Jangan menghentikan penggunaan obat secara tiba-tiba tanpa konsultasi kepada dokter

Cara Penyimpanan

Simpan antibiotik Hufanoxil pada suhu 20-25° Celsius, di tempat sejuk, kering, dan terhindar dari cahaya matahari langsung. Selain itu, pastikan untuk hindarkan obat dari jangkauan anak-anak. 

Sirup kering yang telah dilarutkan hanya dapat digunakan maksimal 7 hari setelah dilarutkan

Artikel Lainnya: Jangan Konsumsi Ini Saat Anda Minum Antibiotik

Efek Samping Hufanoxil

Beberapa efek samping Hufanoxil yang sering terjadi, antara lain:

Overdosis

Apabila digunakan berlebihan, overdosis Hufanoxil bisa memicu gejala seperti:

  • Mual dan muntah
  • Gangguan keseimbangan cairan dan elektrolit
  • Kristaluria
  • Kejang-kejang

Segera hubungi bantuan tim medis darurat ke nomor 112/119 apabila ditemukan gejala-gejala di atas atau, segeralah ke instalasi gawat darurat rumah sakit terdekat.

Interaksi Obat Hufanoxil dengan Obat Lain

Obat Hufanoxil dapat menimbulkan reaksi interaksi obat jika dikonsumsi bersamaan dengan zat aktif lainnya, seperti: 

  • Peningkatan konsentrasi serum probenecid apabila digunakan bersamaan dengan amoxicillin
  • Dapat meningkatkan risiko reaksi alergi, misalnya ruam, bila digunakan dengan allopurinol
  • Apabila digunakan bersama dengan tetrasiklin, kloramfenikol, makrolida, dan sulfonamida dapat mengganggu efek bakterisidal amoxicillin
  • Dapat memperpanjang waktu protrombin atau meningkatkan INR apabila digunakan bersama dengan antikoagulan oral, seperti warfarin dan Acenocoumarol
  • Kombinasi dengan metotreksat dapat mengurangi ekskresi dan meningkatkan toksisitas dari obat tersebut
  • Dapat mengurangi kemanjuran kontrasepsi oral jika digunakan bersamaan

Peringatan dan Perhatian

Hampir semua antibakteri dapat menyebabkan CDAD (clostridium difficile-associated diarrhea) dengan tingkat keparahan mulai dari diare ringan hingga kolitis fatal. 

CDAD dapat terjadi lebih dari 2 bulan setelah penghentian terapi. Namun, apabila CDAD dicurigai atau sudah dikonfirmasi segera hentikan pengobatan dan mulai terapi pengobatan clostridium difficile, suplementasi protein, serta terapi cairan dan elektrolit yang tepat

Apabila belum terbukti adanya infeksi bakteri seperti pada kasus radang tenggorokan, harap tidak perlu diberikan antibiotik. Pasalnya, ini akan menimbulkan risiko terjadinya resistensi antibiotik, yakni bakteri kebal terhadap antibiotik.

Kontraindikasi Hufanoxil

Selain itu, perhatikan juga adanya kontraindikasi. Orang-orang dengan kondisi hipersensitif terhadap kandungan dalam Hufanoxil golongan penisilin lainnya tidak disarankan menggunakan obat ini.

Artikel Lainnya: Obat Alami untuk Redakan Sakit Tipes, Coba di Rumah!

Kategori Kehamilan dan Menyusui

Menurut FDA obat Hufanoxil masuk kategori B untuk keamanan ibu hamil.  Ini artinya, studi klinis pada hewan tidak menunjukkan risiko terhadap janin, namun studi terkontrol pada ibu hamil belum tersedia.

Namun, penggunaanya harus dalam pengawasan dokter (didasari diagnosa dan pertimbangan oleh dokter).

Informasikan dokter apabila kamu sedang hamil atau sedang dalam program kehamilan. Terapi akan dipertimbangkan tergantung kondisi kehamilan kamu. 

Selain itu, Hufanoxil juga dapat terdistribusi ke dalam ASI. Bila kamu sedang menyusui, sebaiknya konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu.

Penyakit Terkait 

Rekomendasi Obat Sejenis Hufanoxil

Ingin tahu lebih banyak informasi seputar #JagaSehatmu? Yuk, download aplikasi KlikDokter! Jangan lupa, gunakan fitur Tanya Dokter untuk konsultasi dengan dokter lebih mudah dan cepat! Kamu juga bisa membeli berbagai obat KALStore secara online di mana pun.

(APR)

Otitis Media Akut
Demam Tifoid