Obat Antibiotik

Taxime

Klikdokter, 13 Agu 2021

Ditinjau Oleh Tim Apoteker Klikdokter

Taxime adalah obat yang mengandung cefixime digunakan untuk mengobati infeksi bakteri.

Pengertian

Taxime adalah obat yang digunakan untuk mengobati infeksi saluran pernafasan, infeksi kulit dan jaringan lunak, serta infeksi saluran kemih (isk) dan kelamin. Taxime mengandung Cefixime, antibiotik golongan cephalosporin generasi ketiga yang aktif terhadap bakteri gram negatif mapun gram positif. Cephalosporin adalah kelompok antibiotik yang bekerja untuk membunuh bakteri dengan cara menghambat pembentukan dinding sel bakteri. Struktur kimia cephalosporin mirip dengan struktur penisilin sehingga memiliki cara kerja yang mirip dengan antibiotik tersebut.

Keterangan

  1. Taxime Kapsul
    • Golongan: Obat Keras.
    • Kelas Terapi: Antibiotik.
    • Kandungan: Cefixime 100 mg.
    • Bentuk: Kapsul
    • Satuan Penjualan: Strip.
    • Kemasan: Box, 3 Strip @ 10 kapsul.
    • Farmasi: Finusolprima Farma Internasional.
    • Harga: Rp 41.000 - Rp 90.000 / Strip
  2. Taxime Kaplet
    • Golongan: Obat Keras.
    • Kelas Terapi: Antibiotik.
    • Kandungan: Cefixime 200 mg.
    • Bentuk: Kaplet Salut Selaput
    • Satuan Penjualan: Strip.
    • Kemasan: Box, 3 Strip @ 10 Kaplet Salut Selaput.
    • Farmasi: Finusolprima Farma Internasional.
    • Harga: Rp 49.000 - Rp 170.000 / Strip
  3. Taxime Sirup
    • Golongan: Obat Keras.
    • Kelas Terapi: Antibiotik.
    • Kandungan: Cefixime 100 mg/5mL.
    • Bentuk: Sirup Kering
    • Satuan Penjualan: Botol
    • Kemasan: Botol 30 mL
    • Farmasi: Finusolprima Farma Internasional.
    • Harga: Rp 40.000 - Rp 45.000 / Botol.

Penggunaan

Taxime adalah obat yang digunakan untuk mengobati infeksi bakteri.

Dosis & Cara Penggunaan

Taxime merupakan obat yang termasuk ke dalam golongan obat keras sehingga pada setiap pembelian dan penggunaannya harus berdasarkan resep dokter. Aturan penggunaan Cefixime

Dosis 200-400 mg / hari sebagai dosis tunggal atau dalam 2 dosis terbagi selama 7-14 hari tergantung pada tingkat keparahan infeksi.

Efek Samping

Efek samping yang mungkin terjadi adalah:

  • Diare, sakit perut
  • Pencernaan yang terganggu
  • Perut kembung
  • Mual, muntah
  • Sakit kepala, pusing, vertigo.
  • Nyeri sendi
  • Trombositopenia (jumlah trombosit kurang dari normal).

Overdosis
Penggunaan Cefixime melebihi dosis yang dianjurkan akan menimbulkan gejala, seperti kebingungan, gangguan kesadaran, gangguan gerakan dan kejang-kejang.

Kontraindikasi
Tidak boleh di berikan pada pasien yang hipersensitif terhadap sefalosporin, penisilin atau antibiotik beta-laktam apa pun, bayi prematur dan bayi baru lahir.

Interaksi Obat

  • Dapat meningkatkan waktu protrombin dengan atau tanpa perdarahan dan meningkatkan efek antikoagulan (misalnya: Warfarin K).
  • Meningkatkan bioavailabilitas hingga 70% jika di berikan bersamaan dengan nifedipine.
  • Meningkatkan konsentrasi serum jika di berikan bersamaan dengan probenesid.
  • Dapat meningkatkan konsentrasi plasma carbamazepine.

Kategori Kehamilan
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Taxime ke dalam Kategori B:
Studi pada reproduksi hewan tidak menunjukkan risiko janin, tetapi tidak ada studi terkontrol pada wanita hamil atau studi reproduksi hewan telah menunjukkan efek buruk (selain penurunan kesuburan) yang tidak dikonfirmasi dalam studi terkontrol pada wanita hamil trimester pertama (dan tidak ada bukti risiko pada trimester berikutnya).