Pengertian Ondesco
Ondesco adalah salah satu nama dagang dari Ondansentron yang digunakan untuk membantu mengatasi rasa mual dan muntah. Ondesco juga dapat digunakan untuk mengurangi rasa mual muntah karena pasca operasi atau karena efek samping dari radioterapi atau kemoterapi.
Ondansentron bekerja dengan menghalangi zat kimia tertentu dalam tubuh (serotonin) yang menyebabkan rasa mual dan muntah. Perhatian pengunaan Ondesco tidak dapat digunakan untuk membantu mengatasi rasa mual dan muntah yang disebabkan masa awal kehamilan.
Artikel Lainnya: Ini Pertolongan Pertama untuk Atasi Mual dan Muntah
Keterangan Ondesco
- Golongan: Obat Keras.
- Kelas Terapi: Antiemetik.
- Kandungan: Ondansetron 8 mg
- Bentuk: Tablet Salut Selaput.
- Satuan Penjualan: Strip.
- Kemasan: Strip @ 10 Tablet.
- Farmasi: PT. Dipa Pharmalab Intersains.
- Harga Ondesco: Rp15.000 - Rp20.000/ Tablet
Kegunaan Ondesco
Ondesco digunakan untuk membantu mengatasi rasa mual dan muntah.
Dosis dan Aturan Minum Ondesco
Ondesco merupakan obat yang termasuk ke dalam golongan obat keras sehingga pada setiap pembelian nya harus menggunakan resep Dokter. Anjuran penggunaan Ondesco:
- Untuk pencegahan mual dan muntah setelah operasi
- Dosis awal: 1 tablet diminum 1 jam sebelum anastesi, dilanjutkan 2 x sehari 1 tablet setiap 8 jam sekali.
- Untuk mual dan muntah karena radioterapi
- Dosis awal: 1 tablet diminum sebelum radioterapi. Dosis selanjutnya: diminum 2 x sehari 1 tablet setiap 8 jam
- Atau sesuai anjuran Dokter
Artikel Lainnya: 10 Penyebab Badan Lemas Disertai Mual, Ada Apa?
Cara Penyimpanan
Simpan pada suhu antara 2-30 derajat Celcius.
Efek Samping Ondesco
Efek samping yang mungkin dapat terjadi:
- Sakit kepala
- Urtikaria atau biduran
- Sensasi kehangatan
- Sembelit
- Ruam kulit
Kontraindikasi
Hindari penggunaan pada pasien dengan kondisi:
- Hipersensitif (Reaksi alergi).
- Sindrom QT (Detak jantung cepat) bawaan
- Hindari penggunaan bersamaan dengan apomorphine
Interaksi Ondesco dengan Obat Lainnya
- Dapat mengurangi efek analgesik tramadol.
- Rifampisin dan induksi CYP3A4 lainnya dapat menurunkan kadar atau efek ondansetron (Obat untujk mencegah rasa mual dan muntah).
- Penggunaan bersamaan agen QT (Detak jantung cepat) jangka panjang, misalnya antiaritmia (Obat untuk menangani kondisi Aritmia) dapat menyebabkan perpanjangan aditif interval QT.
- Dapat meningkatkan risiko aritmia (Gangguan irama jantung) dengan obat-obatan kardiotoksik (Obat kemoterapi), misalnya anthracyclines (Obat kemoterapi Kanker).
Artikel Lainnya: 7 Penyebab Mual Tak Kunjung Hilang yang Mesti Kamu Waspadai
Kategori Kehamilan
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengategorikan Ondesco ke dalam Kategori B:
Studi pada reproduksi hewan tidak menunjukkan risiko janin, tetapi tidak ada studi terkontrol pada wanita hamil atau studi reproduksi hewan telah menunjukkan efek buruk (selain penurunan kesuburan) yang tidak dikonfirmasi dalam studi terkontrol pada wanita hamil trimester pertama (dan tidak ada bukti risiko pada trimester berikutnya).