Hubungan asmara selalu melukiskan cerita baru setiap harinya. Kisah sukacita bisa dengan mudah dibagikan melalui jejaring sosial pribadi. Namun, tak jarang juga ada masalah yang dating menghampiri dan membuat Anda ingin curhat pada seseorang.
Seringkali kehadiran masalah dalam sebuah hubungan asmara memang bisa menimbulkan gangguan kesehatan tertentu, khususnya jika Anda pendam sendiri. Mulai dari kehilangan nafsu makan, badan lemas, kurang tidur, hingga merasa putus asa hingga ingin segera mengakhiri hidup.
Tapi, dengan membicarakan masalah yang ada atau curhat pada orang yang dapat dipercaya, rasa galau dapat berkurang. Hal yang lebih menyenangkan tentu saja kalau curhat yang Anda lakukan bisa mendatangkan solusi atas masalah Anda.
Sayangnya, curhat tak melulu membawa kebaikan. Di baliknya juga ada dampak negative, seperti:
-
Semakin banyak pendapat, semakin membingungkan
Ketika pendapat atau tanggapan yang datang mengenai masalah Anda terlalu banyak, Anda pun akan semakin bingung untuk menentukan jalan keluar yang yang paling tepat. -
Penilaian yang diberikan dapat memicu masalah baru
Setiap orang berhak memberikan pendapat. Namun tidak semua mengerti kedudukan dari masalah sesungguhnya. Begitu pula dengan teman curhat yang melihat masalah Anda dari berbagai sudut pandang. Ini tentu dapat memicu hadirnya permasalahan baru. -
Solusi, dan teman curhat yang merasa tidak dihargai
Solusi dari sebuah masalah biasanya diberikan sebagai hasil diskusi. Namun, tidak semua orang dapat menerima pendapat yang dikeluarkan. Hal ini dapat memicu perasaan saling tidak menghargai, yang mungkin dapat membuat hubungan Anda dengan teman curhat berlangsung tidak baik.
Curhat tentang masalah dalam sebuah hubungan asmara memang menenangkan perasaan. Namun, Anda harus bisa memilih lawan bicara yang sesuai. Karena curhat dengan orang yang tidak tepat malah bikin masalah semakin bertambah.
(NB/ RH)